Keranjang ‘Ajaib’ Takakura

Standar

Hello!

Ternyata kompos dapat sambutan lebih di blog ini. So, untuk beberapa orang bertanya bagaimana cara buat kompos sederhana selain metode karung, mungkin bisa mencoba yang ini.

Keranjang Takakura

Oke, yang ini adalah teknologi pembuatan kompos yang ditemukan Bapak Takaura dari Jepang. Metode ini diperoleh dari hasil penelitian, dan sudah diuji coba dengan hasil memuaskan.

Keranjang Takakura punya beberapa kelebihan dibandingkan dengan komposter lain.

  1. Tidak bau dan mengundang lalat.
  2. Dapat ditempatkan didalam rumah (tapi sebaiknya nggak ditempatkan di ruang makan atau kamar tidur, ya…).
  3. Dapat digunakan selama beberapa minggu tanpa mengeluarkan isinya sampai dengan kompos matang. Dengan keranjang ajaib ini, komposter akan lebih lama penuh karena sampah organik cepat susut.
  4. Mudah, bersih dan  praktis.

Untuk memulainya ita memang butuh ekstra modal untuk alat dan bahan. Tapi jangan khawatir, kalau kita reatif, semuanya akan jadi mudah. Setuju?!

Nah, bahan dan alat yang dibutkan untuk membuat “Keranjang Ajaib” ini adalah

  • keranjang plastik yang tepinya berlubang (maksudnya mempunyai rongga-rongga udara di sekelilingnya). Buat lubang-lubang kecil di bagian dasarnya sebagai rongga udara.
  • kardus bekas untuk menutup dasar, dan sisi-sisi keranjang.
  • sekam atau sabut kelapa. Sekam/sabut tersebut dimasukkan ke dalam kain berpori seperti kain untuk mengukus nasi dan bentuk seperti bantal sesuai ukuran dasar keranjang. Buat dua buah.
  • kompos yang sudah jadi 1/5 tinggi keranjang, untuk starter.
  • sampah dapur/sampah halaman yang sudah dipilah dan dipotong kecil-kecil.

Cara membuatnya

Sketsa Keranjang Takakura

Sketsa Keranjang Takakura (klik untuk perbesar)

  • Masukkan kardus bekas di dasar dan sekeliling keranjang plastik.
  • Masukkan satu bantal sekam/sabut kelapa (dasar keranjang-kardus-bantal sekam).
  • Kemudian masukkan kompos yang sudah jadi.
  • Masukkan sampah organik yang telah dipilah dan dipotong kecil-kecil di atas kompos.
  • Aduk setiap penambahan sampah organik di hari berikutnya.

Mudah kan? Oh ya, ada hal yang harus diingat. Sampah tulang, daging dan yang berbau menyengat tidak boleh dimasukkan dalam Keranjang Takakura, soalnya bisa bikin bau dan timbul lalat/belatung.

Oke deh, selamat mencoba ya?!

13 responses »

  1. Ping-balik: Membuat Kompos dengan Metode Karung « Selamat Pagi!

  2. Ping-balik: 2010 in review « Selamat Pagi!

  3. Lumayan mudh jg, mbk! kernjangnya perlu ditutup atw gak ya? Waktu pengmposannya sama gak dg metode karung?

  4. keranjangnya ditutup. Supaya kelembaban terjaga dan tidak bau. Keranjang ini diisi sampah dapur setiap hari. Pada saat sudah penuh, didiamkan 4-5 minggu. Setelah itu komposnya matang deh.. Biasanya satu keranjang bisa 1 bulan penuhnya (rumah tangga normal). Jadi paling tidak kita punya 2 keranjang yg bs dipakai bergantian🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s