Lubang Resapan Biopori

Standar

Ini dia bencana yang ada pada musim hujan: banjir, tanah longsor dan berkembangnya berbagai macam penyakit.

Nah, kita akan menbahas masalah banjir. Banjir disebabkan oleh meluapnya air yang ada di permukaan. Bisa jadi karena salurannya tersumbat atau debit air yang melaluinya terlampau besar. Banjir juga disebabkan semakin sedikitnya daerah resapan. Daerah resapan adalah daerah untuk meresapkan air hujan ke dalam tanah. Saai ini banyak tempat yang dulunya tanah sudah berubah menjadi bangunan. Tanahnya tertutup semen, beton dan aspal. Air yang seharusnya bisa meresap ke dalam tanah, hanya tergenang.

Mau ikut menangani banjir?

Ada cara sederhana untuk membuat air masuk kedalam tanah. Caranya dengan membuat Lubang Resapan Biopori. Lubang biopori akan menambah daya resap tanah. Cara membuatnya sangat mudah. Kita hanya akan membuat lubang sedalam 0,5 meter dengan lebar kira-kira 10 cm.

Cara Pembuatan

Biopori biasanya dibuat dengan bor khusus, pipa besi, bambu, linggis atau sekop kecil. Cara membuatnya yaitu sebagai berikut.

1. Siram tanah yang akan dilubangi dengan air agar menjadi lunak dan lebih mudah untuk dilubangi.

2. Gunakan sekop kecil untuk membuat lubang. Jika menemukan tanah yang keras, siram lagi dengan air.

3. Lanjutkan menggali sampai dengan kedalaman 0,5 meter.

4. Jika lubang sudah cukup dalam, masukkan dedaunan ke dalam lubang untuk membantu menggemburkan tanah.

Selesai!

Keunggulan lubang resapan biopori diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Dapat memperbaiki struktur tanah. Udara bebas dan air dapat masuk dan membuat organisme dapat hidup dalam tanah.

2. Berfungsi sebagai lubang pembuat kompos.

3. Merupakan tempat hidup hewan-hewan pengurai.

4. Menambah kesuburan tanah.

5. Yang pasti, bisa membantu meresapkan air hujan lebih capat dan lebih banyak. Jadi biopori dapat membantu mencegah banjir.

Selamat mencoba.

Mari peduli lingkungan kita.

4 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s