Autums

Standar

Kelopak sakura putih sore ini berguguran di halamanku

Merah jambunya telah memudar dicumbu layu

Hatiku kini bersandar pada batangnya yang rapuh

Kapanpun ia gentar bersamanya aku bisa terjatuh

Tapi ia tak selemah dugaanku yang ragu

Musim semi nanti kuncupnya kan tumbuh

Dan warnanya jadi penawar di kisahku

Senyum, tawa, tangis, haru bersemu

Keindahannya mengajak aku

merasakan kehidupan baru

di setiap pergantian waktu…

2 responses »

  1. Ngahahaha…. sensitif amat sih sama yang berbau kejepang2an… Santai aja, bukan mas-mu kok, hehehe.
    Tapi asyik kan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s