Recent Updates RSS Hide threads | Tombol Pintas

  • Kantung Plastik Sudah Ketinggalan Zaman 

    irniaryani 8:44 pm on February 27, 2009 Permalink | Balas
    Tag: kantung plastik, kresek, , sampah

    Rasa-rasanya plastik telah menjadi bagian penting hidup kita. Manusia selalu menuntut kemudahan dalam segala aspek kehidupan. Yang dimaksud kemudahan itu antara lain kekuatan, fleksibilitas, massa yang ringan, tahan air, sarana promosi efektif serta pakai-langsung-buang dalam satu produk. Dan kemudahan tersebut disediakan oleh suatu polimer karbon bernama “plastik”.

    Sejak bangun pagi kita mendapat ucapan selamat pagi dari barang-barang di kamar kita yang terbuat dari plastik. Sambil mandi, kita akan berterima kasih atas penemuan “gayung” plastik yang sangat berguna. Pada akhirnya badan kita pun dibalut pakaian trendi berbahan polyester. Bayangkan saat sarapan, belanja, masak, bikin tugas sekolah, menyiram tamanan, bahkan duduk pun kemungkinan Anda di atas kursi plastik. Tidak terbayang bukan berapa jenis dan banyaknya jumpah plastik yang terpakai?

    Tentunya semua plastik itu suatu saat akan disingkirkan ke tempat sampah. Berdasarkan penelitian saya tahun 2008 lalu, sebuah kota berkembang di Jawa Barat menimbulkan 1,13 ton/hari sampah plastik atau setara dengan 15,8% dari total sampah kota tersebut. Dan hanya kurang dari 3% yang selama ini didaur ulang oleh orang-orang hebat berinisiatif. Bayangkanlah, jumlah sampah plastik yang masuk ke TPA selama sebulan, setahun, sedasawarsa… Ngeri ngga, tuh?

    Sampah platik yang jumlahnya besar itu, ternyata didominasi oleh 32,25% kantung plastik (kresek). Sedangkan sisanya merupakan sampah plastik jenis lain dalam persentase yang lebih kecil. Fakta ini membawa kita pada suatu tanggung jawab. Tanggung jawab terhadap sampah plastik terutama kantung plastik yang kerap menjadi favorit kita saat berbelanja. Kita sebagai pengguna, bertanggung jawab secara pribadi terhadap sampah yang kita buang. Meskipun sebenarnya produsen pun harusnya punya andil lebih besar. Pasti ada yang dapat kita lakukan untuk mengatasinya. Jangan hanya berkeluh kesah dan menyalahkan pemerintah karena tidak becus menangani masalah sampah.

    Mulai dari sekarang kurangilah penggunaan kantung plastik. Mungkin kita tidak bisa menerapkannya sekaligus tetapi secara bertahap. Mulailah membawa kantung/keranjang belanja sendiri dari bahan kain belacu, karung, kain bekas atau sebagainya. Kelihatannya sepele, bagaimana mungkin satu orang akan membuat dampak yang berarti. Percayalah, semua itikad baik akan dihargai dan diikuti pada akhirnya. Dan kantung plastik akan segera ketinggalan zaman, out of date

    Bagaimana menurutmu, teman?

     
  • 10 Alasan Aku (Mungkin Juga Kamu) Senang Blongging 

    irniaryani 8:43 pm on February 27, 2009 Permalink | Balas
    Tag: alasan, blogging, hobi, minat, senang

    Blogging dari asal kata blog yang artinya situs pribadi sederhana dan akhiran –ing yang menunjukkan kegiatan sebagai kata benda (gerund). Dan sejak setahun lebih lalu, sama seperti jutaan peselancar dunia maya, aku mulai tergila-gila dengan aktivitas ini.

    Blogging juka dikaitkan dengan kegaiatan menulis bisa menjadi kegiatan yang bermanfaat. Ada yang bilang bahwa ‘menulis dapat menyelamatkan hidupmu’. Menulis memberi tempat untukmenyimpan kenangan, pengetahuan, pemikiran dan keinginan. Menulis juga dapat membantu menciptaan dan menciptakan kembali diri kita. Bagaimana, kamu setuju?

    Nah, ada sepuluh alasan mengapa aku senang menulis di blog…

    1. Asyik, bisa curhat apa pun tentang hidup kita. Seringkali masalah kita terpecahkan berkat saran teman di seberang benua yang belum kita kenal di dunia nyata. Ini disebabkan oleh konektivitas dunia maya yang boundless.

    2. Bisa punya alamat maya pribadi, meskipun domainnya nebeng ke orang lain yang baik hati. Seperti pemilik WordPress ini… :-)

    3. Blog merupakan media untuk mengeksiskan dan menarsiskan diri secara gratis (kecuali tarif koneksi tentunya).

    4. Bisa pasang iklan jodoh untuk diri sendiri (sekali lagi, GRATIS!).

    5. Bisa komunikasi dan berbagi ide, teknologi, pengetahuan sacara interaktif dan efisien.

    6. Dapat menambah pengalaman bersosialisasi lewat chatting, shoutbox, komunitas blog, komentar de el el.

    7. It’s amusing to know that people keep on visiting your blog. Statistic rocks!

    8. Perasaan senang yang muncul kalau ada yang menaggapi tulisan kita secara positif.

    9. Bisa membunuh rasa bosan dengan berkarya.

    10. Oh ya, aku senang membaca blog milik orang lain yang isinya bagus, bermanfaat dan menghibur. Jadi aku juga ingin memiliki blog yang seperti itu.

    So, simple. Bagaimana dengan kamu, apa alasanmu menulis di blog?

     
    • Inna 6:36 pm on April 12, 2009 Permalink

    • irniaryani 5:51 pm on April 15, 2009 Permalink

      Salam Inna, nice to meet you.

    • maddy 8:57 am on Juni 10, 2009 Permalink

      ui tante ada 10 cara memikat hati cwe dalam dunia maya gak…

    • alamendah 11:40 pm on Juni 28, 2009 Permalink

      Setuju banget….

    • nidauljannah 6:26 am on Oktober 19, 2009 Permalink

      Assalamu’alaikum
      salam ukhuwah
      jika ukhti ingin mencari referensi agama (Ebook Al-Qur’an, Kitab2 Hadist, Fiqih2, mp3 Tausiyah2, Kumpulan Murottal) silakan berkunjung di

      http://nidauljannah.wordpress.com/

      semoga apa yng ada didalamnya bisa menberikan banyak manfaat bagi ukhti dan teman2 lain dan semoga dengan silaturahmi ini bisa mempererat tali ukhuwah kita.
      Afwan bila ada salah kata

      Jazzakallah khairaan katsiira

  • Kalau Cinta Jangan Marah 

    irniaryani 8:06 pm on February 13, 2009 Permalink | Balas

    Alhamdulillah… ya Allah, aku dan abi masih selamat, sehat wal afiat.

     

    Dua hari berturut2, kita bedua mengalami kecelakaan jatuh dari motor. Pertama, kemarin malam sewaktu mengantar teman ke yogya di stasiun kiara condong. Kita jatuh tepat di bawah fly over waktu mau belok. Jalannya licin dan ga rata. Alhamdulillahnya abi ga apa2 dan aku cuma lecet sedikit di betis. Mepris (si motor) juga ga apa2. Dan akhirnya kita pulang dengan selamat sampai di rumah.

    Kedua, hari ini. Awalnya rencanaku hari ini adalah menjadi notulen untuk temanku, Elvin, yang hari ini mau sidang Tugas Akhir jam 09.30 wib. Tadi malam jadwal ini sudah dikonfirmasikan ke abi, dan katanya mau jemput jam 08.00. Tapi ternyata sampai dengan jam 09.15 abi belum datang juga… Kan ga lucu klo sidang ditunda gara2 notulennya telat dateng (siapa lo ga penting, ganggu acara orang?!).

    Abi pun kemudian datang disambut aku yang cemberut, kesel dan marah. Begitu naik motor kita langsung berdebat dan abi memacu motornya lebih dari kecepatan normal. Saling menyalahkan. Akhirnya kita diem2an dan abi ngebut gila2an…

    Saat diem2an itu, di depan samsat jalan pajajaran melintas sebuah sepeda motor yang mau belok tapi ga liat kiri-kanan. Dan…. braaakkkk! Terjadilah tabrakan itu.

    Alhamdulillahnya ga ada yang serius… Abi lecet sedikit dan aku ga apa2. Cuma si Mepris speedometernya hancur, remuk abis… Cuma saking baiknya, abi ga minta ganti rugi sama yang nabrak itu. Padahal setelah nanya ke bengkel, genuine speedometer harganya 1,2-an! !

    Dari pengalaman ini mungkin ada beberapa hal yang harus diambil hikmahnya:

    • Harus jadi co-pilot yang baik.
    • Jangan ngajak marahan waktu lagi di atas motor (bikin pilotnya ga konsen dan akhirnya celaka sendiri…). Makanya, kalau cinta jangan marah di atas motor!
    • Rajin2 bantu orang yang membutuhkan. Gara2 kecelakaan td pagi, kita berdua jadi keluar banyak uang yang sebenernya itu adalah rezeki orang lain yang kekurangan.
    • Jangan lupa berdoa sebelum berangkat.

    Gara2, kejadian ini aku terlambat jadi notulensi sidangnya Elvin… Untuk itu, irni minta maaf yang sebesar2nya untuk Elvin. Maaf ya, irni ga bisa menepati janji… Mudah2an nilai Elvin bagus deh!

    Maaf terbesar, aku sampaikan juga untuk abi. Mungkin selama beberapa hari2 ini kita berdua sama2 saling bertingkah menyebalkan. Aku mita maaf dan aku juga memaafkan abi. Mudah2an setelah ini kita semakin saling mengerti dan ga marahan lagi… Yo te amo, abi!

     
  • Abi Bersajak 

    irniaryani 8:02 pm on January 20, 2009 Permalink | Balas
    Tag: Abi, ,

    Lucu juga bagaimana kita menilai orang yang umumnya berawal dari penampilan luar. Tetapi setelah itu, diri kita sering kali dihadapkan pada kenyataan bahwa orang yang telah dengan kejamnya kita nilai ternyata berbeda dengan persepsi kita. Kadang lebih baik, atau bahkan lebih buruk.

    Mestinya aku ini minta maaf juga sama abi. Soalnya dulu ‘umi’ merasa tidak ada bakat2 sastra dalam guratan wajah abi, hehehe. Tapi ternyata, setelah koleksi puisi abi yang bak harta karun terpendam ditemukan, aku menyadari bahwa penilaian dahulu sangat subyektif. Abi ini berbakat dalam mengolah kata. Jumlah puisinya yang berhasil disidak kemarin mungkin sudah cukup untuk dibuat dalam satu buku.

    Nah, untuk teman2 yang penasaran. Ini ada beberapa puisinya abi waktu abi masih dipesantrenin dulu. Bukan yang terbagus, sih. Tapi ini termasuk puisinya yang pendek, jadi bisa di posting dengan kilat. Kata2nya kocak, sok filosofis, mengungkapkan hal lucu tapi ironis… Karya yang lumayan menghibur.

    Ini adalah puisi karya Rama Agusta a.k.a Abi. Boleh2 aja minjem (ngopy-paste) karyanya gratis, tapi harus izin
    dulu ke orangnya di: ramaagusta@gmail.com atau rama_syamsudin@yahoo.co.id

    Bola-bola, bola-bola

    (rama)

    Hidup ini bagaikan bola

    Bunder… tak ada tepi kecuali

    Kalau kempes atau bocor

    Pernah tau namanya sepak bola

    Kita adalah pemainnya, sedang bola adalah harapan

    Bola-bola, bola-bola

    Bola bunder…

    Bumi oval…

    Hidup lingkaran…

    Mati… Akhiran…

    (rama)


    Seandainya kalau kamu mau sama aku

    Seandainya aku menjagamu penuh

    Seandainya kamu tahu penjagaanku

    Seandainya aku menjaga rahasiamu

    Seandainya kita sama-sama mau koreksi

    Seandainya kalian tidak merebutmu dariku

    Seandainya kita tahu akibat dari semua ini

    Seandainya, seandainya, andai, andai

    *Sorry, agamaku melarang berandai-andai!*

    (rama)


    Busyet!

    Jangan kau gantung aku…

    Hanya karena kulupa mengecupmu

    Kau kan sudah tahu, waktu itu kuterburu-buru

    Karena… ada (“sorry”) sephia-ku

    Yang udah nunggu termangu

    Jangan kau bakar aku

    Hanya karena kau liat aku

    Jalan dengan si anu…

    Padahal kalau aku

    jujur padamu…

    Kau itu

    Nomer ketujuh

    Di hatiku…

    Jadi, wajar aja kalau

    Aku jalan sama… sama…

    Melisa, Yeni, Lani, Mila, Denida dan Ani

    Tapi kamu santai aja

    Karena masih ada yang kedelapan, sembilan dan sepuluh

    Oke…?!

    (rama)


    Ini adalah puisi karya Rama Agusta a.k.a Abi. Boleh2 aja minjem (ngopy-paste) karyanya gratis, tapi harus izin dulu ke orangnya di: ramaagusta@gmail.com atau rama_syamsudin@yahoo.co.id

     
  • rainbow … a meaningfull word 

    irniaryani 7:35 am on December 6, 2008 Permalink | Balas
    Tag: , pelangi, rainbow

    So yesterday banget ya, hari gini ngomongin pelangi. Tapi belum tentu orang2 sadar bahwa pelangi itu punya banyak filosofi. Dan ini adalah arti pelangi bagi orang2 ‘penting’.

    Yuuuu….

    Chrisye said,”Bagaikan langit berpelangi.. terlukis wajah dalam mimpi. Tertegunku dibuai kenangan dan senyuman yang takkan terlupakan…”

    My ex-boyfriend said,”Manusia selalu berkeluh kesah mengapa Tuhan mengirimkan hujan badai dan petir ke bumi.. tapi tahukan bahwa Ia hendak memberikan kita pelangi?”

    Dygta said,”Kau yang tak mungkin kumiliki, seperti pelangi -ku… hanya bisa menatapmu…”

    Hopi said,”The rainbow is a sign from Him who is in all things.” (American Indian Proverb)

    Minquass said,”The soul would have no rainbow if the eyes had no tears.” (American Indian Proverb)

    John Shirley said, “Weekends are a bit like a rainbows:they look good from a distance but dissapear when you get up close to them”.

    Charles Brown said, “The white light streams down to be broken up by those human prisms into all the colors of the rainbow. Take your own color in the pattern and be just that.”

    Yaaaa… mungkin sekian dulu deh…. banyak yang lupa. yang jelas masih banyak lagi pelangi2 yang lain. You can make your own interpretations ’bout it.

    Have fun!!! Enjoy your life with colors like a rainbow

     
  • Membuat Kompos Dalam Pot 

    irniaryani 7:07 pm on November 26, 2008 Permalink | Balas
    Tag: , metode pot

    Setelah beberapa saat yang lalu menampilkan posting pembuatan kompos dengan metode karung dan keranjang takakura, posting kali ini akan membahas metode yang berbeda. Mudahnya, cara ini disebut metode pot.

    Pada prinsipnya pembuatan kompos dengan metode pot mirip dengan kompos metode lain. Prosesnya tetap melibatkan aktivitas mikroorganisme secara aerobik yang memanfaatkan limbah padat organik sebagai sumber energi.

    Sesuai dengan namanya, cara ini membutuhkan pot. Pot yang dipakai paling tidak berdiameter 25 cm. Pota dapat terbuat dari bahan plastik atau pun gerabah. Yang penting, pada bagian dasar pot terdapat lubang-lubang kecil yangbberfungsi sebagai tempat sirkulasi udara. Jika pot tersebut tidak memiliki lubang, maka pembuatan lubang harus dibuat sendiri menggunakan bor atau alat lain.

    Alat dan bahan yang dibutuhkan, antara lain:

    a)      Pot, dasarnya diberi lubang-lubang kecil.

    b)      Kerikil

    c)       Pasir

    d)      Kapur

    e)      Sampah organik yang telah dipilah, dibersihkan dan dicacah.

    f)       Tanah

    g)      Sekop kecil

    Cara pengerjaan:

    a)      Masukkan kerikil ± 4 cm ke dalam pot.

    b)      Masukkan pasir ± 3 cm pasir di atas kerikil.

    c)       Masukkan tanah 5 cm.

    d)       Masukkan sampah organik, jangan terlalu tebal.

    e)      Tutup dengan kapur dan kotoran ternak jika ada.

    f)       Tutup atasnya dengan tanah lagi.

    Mudah kan? Jika ingin menambahkan sampah lagi tinggal letakkan saja diatasnya dan ulangi langkah c sampai f. Penambahan sampah dapat dilakukan sampai pot penuh. Jangan lupa, selama proses kompos berlangsung tanahnya harus dijaga agar kelembabannya tetap. Tidak boleh terlalu kering atau basah dan diaduk beberapa kali.

    Happy composting!

     
    • mofit 10:14 pm on Februari 17, 2009 Permalink

      berapa lama proses pengomposan hingga dapat digunakan sebagai kompos, makasih !

    • irniaryani 8:27 am on Februari 18, 2009 Permalink

      kurang lebih 3 sampai 5 minggu. dicek aja, apakah komposnya sudah matang ataubelum. ciri2 kompos matang antara lain warnanya seperti tanah, tidak ada lagi sisa sampah, suhunya normal (tidak panas) dan tidak berbau lagi…

    • mesin kompos 6:42 pm on Maret 20, 2009 Permalink

      salam kenal..
      info masin2 utk membuat kompos dpt diakses http://www.situsmesin.com/berita

      silahkan berkunjung yaa :) jangan lupa isi komentar :)

  • Akhir Pengangguran dan Tragedi Pintu Toilet 

    irniaryani 7:55 am on November 25, 2008 Permalink | Balas
    Tag:

    Haaa! Akhirnya gw bekerja juga setelah satu bulan menganggur dari pekerjaan memfasilitasi anak2 di Kebumen. Senangnya hatiku.

    Gw sekarang bekerja pada perusahaan konsultan teknik di bandung. Kantornya di sebuah rumah kecil yang terletak di sebuah kompleks perumahan elit. Bos gw adalah seorang ibu, dengan tiga orang anak, daaaannnnnn… dia adalah menantu dari Master-nya Ahli Air Bersih di Indonesia (ga usah disebutkan, cukup yang tau per-TLan aja yg kenal siapa beliau). Pekerjaan itu akan gw mulai rabu ini. Rasanya tegang2 gimana gitu, soalnya baru kali ini gw kerja di belakang meja, meskipun sekali2 juga bakal ke lapangan. Kerja di belakang meja merupakan hal baru buat gw, dan itulah yang membuat penantian ini bikin semangat sekaligus membuat jantung deg2an.

    Kemarin gw dipanggil sama Bos gw itu. Katanya dia butuh bantuan gw ngurusin proyek pendampingan masyarakat untuk suatu kota. Nah, oke dah tuh tawar menawarnya. Kita sepakat dengan hasil akhir gw bekerja sama dia. So, gw langsung mengerjakan tugas pertama gw dari dia. Tugasnya adalah membuka komputer dan melihat2 isi file yang nanti bakal gw kerjakan.  Bingung juga, ngapain sih ngeliat2 doang? Padahal dokumennya banyak yang salah tempat gitu…. Gatel, pengen ngebenerin. But gw nurut aja lah…

    Ada suatu kejadian bodoh yang gw alami di kantor kemarin. Dan memikirkannya membuat gw merasa bersalah sampai detik ini. Saat gw sedang ngecek2 dokumen di komputer, tiba2 gw teringat sesuatu yang penting. Itu udah jam setengah lima dan gw belom shalat ashar. Akhirnya gw bangkit dari duduk dan berjalan ke kamar mandi untuk wudhu. Sesampainya gw di kamar mandi gw langsung wudhu dong. Begitu selesai dan gw mau buka pintu… wah ternyata rada keras nih muter gagangnya (pintu toilet dengan gagang bulat, yang ada tombol kunci ditengahnya). Paniklah gw takut kekunci di dalam, gw coba muter gagangnya sambil mencet tombol kunci di tengahnya, sapa tau bisa kebuka. Dan..

    Yes! Ternyata bisa kebuka. Peraaan gw bilang itu parno aja, karena gw sekarang kerja di tempat baru (apa coba hubungannya dengan pintu wc?! ) Akhirnya shalat ashar pun terlaksana dengan khusuk….

    Gw kembali mengerjakan tugas2 sebelum shalat tadi di depan komputer. Beberapat saat kemudian nggak terasa sudah waktunya pulang, pukul 5 sore. Tanteku, yang kebetulan ternyata bekerja di situ juga di bagian keuangan, beres2in ruangan kantor, merapikan kertas dokumen, beresin kursi2 yang berantakan , matiin lampu kerja dan menutup pintu toilet yang tadi agak kebuka sedikit. After that, tanteku iseng buka pintu toiletnya lagi. And my aunt said something:

    “Eh? Kok pintu wc-nya ga bisa dibuka? Kenapa ya?” katanya heran.

    Aku pun menyahut, “Memangnya tadi sedang apa, tante?”. Dalam hati gw bilang ada2 aja nih, pintu toilet pake acara ga mau dibuka segala.

    “Ga diapa2in kok. Cuma ditutup aja, udah. Duh gimana nih? Kok malah kekunci ya?!” Tanteku malah jadi panik sekarang.

    “Wah, jangan2 tombol kuncinya tadi posisi di keteken buat ngunci tuh, makanya kekunci dari dalam,” kataku.

    Setelah mengucapkan kata2 itu, gw teringat sesuatu. Kayaknya gw yang mencet tuh kunci waktu gw mau keluar dari toilet pas wudhu shalat ashar tadi! Waduh, gimana nih?! Gw yakin bener ntu gara2 gw! Akhirnya nasi sudah jadi bubur, gw pura2 nggak tau… Hehehe.

    “Tapi tadi tante nggak ngapa2in, cuma ditutup doang. Aduuuhhh, gimana nih? Nggak lucu, masa gara2 nutup pintu malah kekunci…” Tante gw makin panik tapi tetep cengengesan, heheh…

    Akhirnya tante gw keliling ruangan dan bilang kalo pintu wc kekunci dari dalam. Orang2 termasuk bos gw kaget, tapi abis itu setelah itu semua pada ketawa! Menertawakan kebodohan entah siapa yang membuat pintu itu terkunci. Gw juga ikut aja ketawa. Tapi ternyata ntu pintu toilet ada kunci serep-nya so masih bisa dibiuka lagi… Syukurlah.

    Nah, itu deh yang bikin gw merasa bersalah sampai sekarang. Gw malu banget waktu itu. Makanya, mumpung bisa nulis apa aja, gw ingin minta maaf ke tante gw atas semua yang terjadi kemarin, hehehe…. Dan maaf yang lebih besar, gw sampaikan untuk orang2 di kantor yang kebelet tapi ngga bisa membuang hajatnya gara2 pintu wc-nya kekunci.. Memberi maaf itu perbuatan yang terpuji, ok?!

    Begitulah, kebodohan yang gw lakukan kemarin. Mudah2an nggak terjadi sama siapa aja yang baca post ini ya? Oke deh, wish me luck. Doakan supaya gw melakukan tugas gw dengan baik besok dan seterusnya.

    And, I’ll wish u all the best!

     
  • Keranjang ‘Ajaib’ Takakura 

    irniaryani 8:43 am on November 24, 2008 Permalink | Balas
    Tag: keranjang ajaib, keranjang takakura, , metode

    Hello!

    Ternyata kompos dapat sambutan lebih di blog ini. So, untuk beberapa orang bertanya bagaimana cara buat kompos sederhana selain metode karung, mungkin bisa mencoba yang ini.

    Keranjang Takakura

    Oke, yang ini adalah teknologi pembuatan kompos yang ditemukan Bapak Takaura dari Jepang. Metode ini diperoleh dari hasil penelitian, dan sudah diuji coba dengan hasil memuaskan.

    Keranjang Takakura punya beberapa kelebihan dibandingkan dengan komposter lain.

    1. Tidak bau dan mengundang lalat.
    2. Dapat ditempatkan didalam rumah (tapi sebaiknya nggak ditempatkan di ruang makan atau kamar tidur, ya…).
    3. Dapat digunakan selama beberapa minggu tanpa mengeluarkan isinya sampai dengan kompos matang. Dengan keranjang ajaib ini, komposter akan lebih lama penuh karena sampah organik cepat susut.
    4. Mudah, bersih dan  praktis.

    Untuk memulainya ita memang butuh ekstra modal untuk alat dan bahan. Tapi jangan khawatir, kalau kita reatif, semuanya akan jadi mudah. Setuju?!

    Nah, bahan dan alat yang dibutkan untuk membuat “Keranjang Ajaib” ini adalah

    • keranjang plastik yang tepinya berlubang (maksudnya mempunyai rongga-rongga udara di sekelilingnya). Buat lubang-lubang kecil di bagian dasarnya sebagai rongga udara.
    • kardus bekas untuk menutup dasar, dan sisi-sisi keranjang.
    • sekam atau sabut kelapa. Sekam/sabut tersebut dimasukkan ke dalam kain berpori seperti kain untuk mengukus nasi dan bentuk seperti bantal sesuai ukuran dasar keranjang. Buat dua buah.
    • kompos yang sudah jadi 1/5 tinggi keranjang, untuk starter.
    • sampah dapur/sampah halaman yang sudah dipilah dan dipotong kecil-kecil.

    Cara membuatnya

    Sketsa Keranjang Takakura

    Sketsa Keranjang Takakura (klik untuk perbesar)

    • Masukkan kardus bekas di dasar dan sekeliling keranjang plastik.
    • Masukkan satu bantal sekam/sabut kelapa (dasar keranjang-kardus-bantal sekam).
    • Kemudian masukkan kompos yang sudah jadi.
    • Masukkan sampah organik yang telah dipilah dan dipotong kecil-kecil di atas kompos.
    • Aduk setiap penambahan sampah organik di hari berikutnya.

    Mudah kan? Oh ya, ada hal yang harus diingat. Sampah tulang, daging dan yang berbau menyengat tidak boleh dimasukkan dalam Keranjang Takakura, soalnya bisa bikin bau dan timbul lalat/belatung.

    Oke deh, selamat mencoba ya?!

     
    • dedi 10:29 pm on November 25, 2008 Permalink

      wah.. ide bagus nih…. kreatif…
      salam kenal ya…..

    • Edhi 11:48 pm on November 25, 2008 Permalink

      good morning it’s a great post, nice to meet you

    • irniaryani 7:39 am on November 26, 2008 Permalink

      Thanks’s… Sering2 mampir ya, ok? :-)

    • sinoraurus 9:05 am on Desember 3, 2008 Permalink

      wew,bisa dicoba nich,seep dah

    • irniaryani 10:32 pm on Desember 3, 2008 Permalink

      oke… cobain ya… gud luck!

    • irfan 11:21 pm on Desember 28, 2008 Permalink

      kirimin saya 1 ya neng..

    • irniaryani 7:26 am on Desember 30, 2008 Permalink

      kirimin apa nih? keranjang???

    • Rizal 9:49 am on Maret 7, 2009 Permalink

      sip boz……
      peduli lingkungan betul sampeyan….
      semua memang harus dimulai dari hal kecil..
      salut

    • irniaryani 1:24 pm on Maret 8, 2009 Permalink

      waduh… bukan peduli lingkungan sih, cuma memang sudah kewajiaban kita…. heheheh.

c
Tulis postingan baru
j
tulisan berikutnya/komentar berikutnya
k
tulisan sebelumnya/komentar sebelumnya
r
balas
e
sunting
o
tampilkan/sembunyikan komentar
t
ke atas
l
masuk ke log
h
show/hide help
esc
batal